KOMANDAN yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama & sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi KOMANDAN yang tangguh, disenangi & disegani banyak orang.
KOMANDAN yang tau aturan makan table manner di restoran mewah.
Tapi tidak canggung makan di warteg kaki lima.
KOMANDAN yang sanggup beli barang barang mewah.
Tapi ia tau mana yang keinginan dan kebutuhan.
KOMANDAN yang biasa pergi naik pesawat antar kota.
Tapi santai aja saat harus naik angkot kemana mana.
KOMANDAN yang berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan.
Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan.
KOMANDAN yang mampu berbicara visioner saat bertemu rekan kerja.
Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah.
KOMANDAN yang tidak norak pas ketemu orang kaya.
Tapi juga ngga merendahkan orang yg lebih miskin darinya.
KOMANDAN yang mampu beli barang-barang bergengsi.
Tapi sadar kalo yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas & kapasitas dirinya, bukan dari barang yang dikenakan.
KOMANDAN punya yg org lain punya,
Tapi ngga teriak kemana mana.
Kerendahan hati ia yang membuat orang lain respect dengan dirinya.
KOMANDAN yg mendidik anggotanya dari kecil dengan penuh kemanjaan, dengan tidak melupakan kesantunan & etika tata krama. Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti : Pamit pas pergi meninggalkan kesatuan, permisi saat masuk ke ruang kantor, karena ternyata banyak orang masuk ke ruang kerja seseorang nggak punya sopan santun, nggak nyapa orang-orang yg ada di ruangan itu, berani minta maaf pas ada kesalahan & tau terima kasih kalo dibantu sekecil apapun. Kelihatannya sederhana, tapi orang yang nggak punya attitude itu enekkin buanget.
Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup.
Bersyukurlah kalau kita terlahir dan dididik oleh KOMANDAN yang mengajarkan kita kesantunan, etika tata krama & kesederhanaan. Karena ini jauh lebih mahal daripada sekedar materi.
#dansayabersyukur
#punyaKOMANDAN









